Communications
PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu
proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem
yang biasa (lazim), baik dengan simbol, sinyal, maupun perilaku atau tindakan. Pada
umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti
oleh kedua
belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masihdapat
dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu,
misalnyatersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini
disebut komunikasinonverbal.
FUNGSI
KOMUNIKASI
a) Sebagai
Komunikasi Ekspresif
Komunikasi berfungsi
untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi)kita. Perasaan –perasaan tersebut
terutama dikomunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal.Perasaan saying,
peduli,rindu, simpati,gembira,sedih,takut,prihatin,marah dan benci dapat
disampaikan lewat kata-kata namun bisa disampaikan secara lebih ekspresif
lewat perilaku nonverbal.
Contoh: Seorang
ibu menunjukkan kasih sayangnya dengan membelai rambutnya.
b) Sebagai
Informasi
Informasi akurat
diperlukan oleh beberapa bagian masyarakat untuk bahan dalam pembuatan
keputusan. Informasi dapat dikaji secara mendalam sehingga melahirkan teori
baru dengan demikian akan menambah perkembangan ilmu pengetahuan. Informasi
disampaikan pada masyarakat melalui berbagai tatanan komunikasi,tetapi yang
lebih banyak melalui kegiatan mass communication.
Contoh : Suatu
perusahaan mengalami penurunan dalam penjualannya pada bulan ini, maka ia
membutuhkan beberapa informasi tentang penyebab dan cara mengatasi hal
tersebut.
c) Sebagai
Control
Komunikasi dalam
pandangan fungsi kontroll adalah sebagai cara untuk mengetahui apakah orang
lain tetap sesuai pada jalur yang ditetapkan oleh kita atau tidak , dan juga
mengetahui bagaimana keadaan orang lain sehingga kita bisa memutuskan sesuatu
yang sesuai dengan keadaan orang tersebut. Ada dua jenis fungsi komunikasi
sebagai control:
- · Formal (mengikuti peraturan yang ada)
Contoh:
Seorang Manajer mengomtrol kinerja karyawannya agar sesuai dengan prosedur yang
dijalankan.
- · Informal (berdasarkan rumor)
d) Sebagai
Motivasi
sebagai
alat untuk memberikan motivasi kepada orang lain, fungsi motivasi dan control
pada komunikasi, menurut saya agak hampir sama tujuannya, yaitu untuk
memastikan, apakah orang lain tetap pada jalur yang kita inginkan atau tidak,
jika fungsi kontrol menggunakan cara yang lebih force(memaksa dan memberikan
konsekuensi2 nyata), fungsi motivasi lebih kepada cara-cara yang sifatnya soft,
lembut namun biasanya langsung mengarah kepada nuraninya
Contoh: Ketika atasan anda memberitahukan kepada anda cara
bekerja yang baik, atau mengikutsertakan anda dalam pelatihan guna peningkatan
kinerja anda, maka ia sedang memotivasi anda
PROSES
KOMUNIKASI
Diagram Proses
Komunikasi
1. Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk
disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh
orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah
informasi yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat
verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan
jelas. Materi pesan dapat berupa : Informasi, ajakan, rencana kerja, dan
pertanyaan dan sebagainya
2. Simbol/ isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga
pesannya dapat dipahami oleh orang
lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata,
gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya).
Tujuan penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap,
perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
3. Media/penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat
kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat
dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan,
situasi dsb.
4. Mengartikan kode/isyarat
Setelah pesan diterima melalui indera (telinga, mata
dan seterusnya) maka si penerima pesan harus dapat
mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti
/dipahaminya.
5. Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan dari
sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa mengurangi arti
pesan yang dimaksud oleh pengirim
6. Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi kesan
dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang
pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal
ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah
pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat
disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan.
Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan
langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus
merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak. Balikan yang diberikan
oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap
perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan menggambarkan
perilaku penerima pesan sebagai reaksi dari pesan yang
diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat
menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan kepercayaan
serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.
7. Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi akan
tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi, karena pada setiap
situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah hal
yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima
salah menafsirkan pesan yang diterimanya.
DIRECTION OF
COMMUNICATION
Komunikasi terbagi dalam 2 model:
a)
Komunikasi Vertikal;
1. Downward communication yaitu
komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang yang berada pada tataran
manajemen mengirimkan pesan kepada bawahannya. Fungsi arus komunikasi dari atas
ke bawah ini adalah:
o
Pemberian atau penyimpanan
instruksi kerja (job instruction)
o
Penjelasan dari pimpinan
tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan (job retionnale)
o
Penyampaian informasi
mengenai peraturan-peraturan yang berlaku (procedures and practices)
o
Pemberian motivasi
kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.
Contoh:
Pemimpin memberikan intruksi, petunjuk, informasi, penjelasan, perintah,
pengumuman, rapat.
2.
Upward communication, yaitu
komunikasi yang terjadi ketika bawahan (subordinate) mengirim pesan ke
atasannya.Fungsi arus komunikasi dari bawah ke atas ini adalah :
o
Penyampaian informasi
tentang pekerjaan pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan
o
Penyampaian informasi
tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat
diselesaikan oleh bawahan
o
Penyampaian
saran-saran perbaikan dari bawahan
o
Penyampaian
keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.
Contoh:
Karyawan memberikan laporan, saran, pengaduan dan kritikan kepada atasan.
b)
Lateral
Horizontal Communication, yaitu tindak
komunikasi ini berlangsung di antara para karyawan ataupun bagian yang memiliki
kedudukan setara. Fungsi arus komunikasi horizontal adalah:
o
Memperbaiki koordinasi
tugas
o
Upaya pemecahan masalah
o
Saling
berbagi informasi
o
Upaya
pemecahan konflik
o
Membina
hubungan melalui kegiatan bersama.
Contoh: di
dalam tim, diantara kepala departemen dan diantara pengkoordiansi dan peranan
penghubung
MEDIA KOMUNIKASI
Media komunikasi adalah suatu alat yang
dipergunakan untuk mempermudah penyampaian informasi dari seseorang kepada
orang lain, untuk mencapai tujuan yang ditentukan.
Jenis-jenis media komunikasi:
1. Tatap muka, termasuk video
conference.
2. Komunikasi verbal via elektronik,
misal: telepon.
3. Komunikasi tertulis personal, misal:
surat dan email.
4. Komunikasi tertulis non personal,
misal: newsletter dan laporan.
Information Richness and Media Type
Komunikasi nonverbal adalah proses
menyampaikan informasi melalui bahasa tubuh bukan melalui kata-kata ataupun
tulisan.
- Komunikasi nonverbal memainkan peran besar
dalam apa yang dikomunikasikan,karena dapat mewakili perasaan atau pikiran yang
tak dapat disampaikan dengan kata-kata hanya melalui gerakan-gerakan tubuh
kita.
b. Bentuk komunikasi nonverbal meliputi
(mengulas contoh-contoh spesifik dalam teks).
• Bahasa tubuh seperti gerak tubuh, kontak
mata, raut wajah, dan postur tubuh.
Contoh : ketika kita marah dan tidak bisa menyampaikannya melalui
kata-kata,maka kita dapat menyampaikannya melalui ekspresi muka,dengan cemberut
atau bibir di tekuk.
• Proxemiks yaitu jumlah ruang pribadi
• Bahasa Object seperti barang fisik
• Paralanguage seperti nada, kecepatan,
kenyaringan, dan aksen
Contoh : ketika dosen marah,nada bicaranya menjadi naik daripada
biasanya.
Formal Small-Group Networks
Di
dalam jaringan ini terdapat tiga kelompok kecil.
1. The
chain (rantai) :
-
Bersifat mengikuti rantai formal komando.
2. The
whell (roda)
- Bergantung pada tokoh utama untuk bertindak
sebagai saluran untuk semua komunikasi dalam kelompok.
Contoh : di dalam sebuah rapat dewan,ketua
dewan pimpinan menyampaikan bahwa semua anggota nya harus berpartisipasi aktif
dalam setiap rapat.Maka semua anggotanya,berusaha menyalurkan ide mereka dan
menyampaikan setuju atau tidaknya dalam setiap argumen anggota lain.
3. The
all-channel (semua jaringan) :
- Jaringan ini paling sering dilakukan dalam
praktek oleh tim yang dikelolah sendiri, dimana semua anggota kelompok bebas
untuk berkontribusi dan ada satu orang yang berperan sebagai ketuanya.
Contoh: dalam sebuah kepanitiaan OSIS, setiap
anggota bebas untuk berkontribusi dalam menyalurkan dan menyampaikan ide – ide
mereka dan ada anggota yang berperan sebagai ketua OSIS yang menjadi pimpinan
mereka.
• Grapevine
Grapevine adalah jaringan komunikasi di dalam
sebuah grup yang bersifat informal. Walaupun grapevine bersifat informal.
Grapevine mempunyai 3 macam karakteristik.
1.Tidak dikontrol oleh manajemen
2.Hal itu dirasakan oleh sebagian besar
karyawan sebagai yang lebih dipercaya dan diandalkan dibandingkan komunikasi
resmi yang dikeluarkan oleh manajemen puncak.
3.Sebagian besar digunakan untuk melayani
kepentingan diri dari orang-orang di dalamnya.
Ada bukti yang menunjukkan 75% dari informasi
yang mengalir sepanjang grapevine akurat .
Biasanya rumor sering ada bila ada gosip. Ini
jarang terjadi. Rumor ada karena ada keambiguan dalam diri kita,adanya
ketidakpastian informasi. Faktanya, situasi kerja biasanya mengandung 3 elemen
yang menjelaskan bagaimana rumor berkembang di organisasi..
Saran mengurangi konsekuensi negatif dari
rumor :
» Mengumumkan
jadwal yang jelas untuk pengambilan keputusan
» Menjelaskan
keputusan dan tindakan yang mungkin muncul tidak konsisten atau rahasia
» menekankan
Kelemahan, sebaik mungkin seperti kelebihan, keputusan saat ini dan rencana
masa depan
» mendiskusikan
secara terbuka kemungkinan adanya kasus terburuk.
- Komunikasi dibantu komputer
komunikasi
akhir-akhir ini di perusahaan semakin berkembang dan diperkaya dengan bantuan
teknologi komputer. Hal-hal ini termasuk E-mail, intranet dan extranet links,
video conferencing,
»
E-mail
Sebagai
alat komunikasi E-mail mempunyai keuntungan yaitu :
§ Bisa
ditulis, diedit dan disimpan dengan cepat
§ Dapat
didistribusikan ke satu orang atau banyak orang hanya dengan sekali klik di
mouse
§ Dapat
dibaca secara keseluruhan dengan nyaman oleh pembaca
§ Biaya
pengiriman email formal kepada karyawan lebih murah jika dibandingkan dengan
biaya untuk print, duplikat, dan mendistribusikan ke dalam brosur atau surat
yang sesuai.
Selain
memiliki banyak keuntungan Email juga memiliki kekurangan yaitu :
§ membaca,
menyerap, dan menanggapi inflow tersebut benar-benar dapat mengkonsumsi
sepanjang hari karyawan
§ karyawan
sulit membedakan email penting dari junk mail dan pesan yang tak relevan
§ konten
emosional yang kurang
§ email
cenderung dingin dan impersonal hal ini
tidak ideal sebagai sarana untuk menyampaikan informasi seperti PHK, penutupan
pabrik, atau pesan lain yang mungkin membangkitkan tanggapan emosional dan
membutuhkan empati atau dukungan sosial.
Sambungan Intranet
dan Ekstranet
Intranet adalah
jaringan informasi bersifat privat yang terlihat dan bertindak seperti situs
web tetapi hanya orang-orang dalam suatu organisasi yang memiliki akses.
Contoh : Di UK
Petra jaringannya saling tersambung satu sama lain di puskomnya.
Pertemuan Video
atau Videoconferencing
Videoconferencing
adalah perluasan sistem intranet dan ekstranet sehingga memudahkan komunikasi
di tempat berbeda.
Contoh: Perusahaan
yang sedang mengadakan kerjasama sudah tidak perlu lagi saling bertatap muka
untuk deal kerjasamanya. Mereka hanya perlu melakukan videoconferencing dengan
pihak yang bersangkutan.
Kesimpulan
Perkembangan
komputer telah merubah cara berkomunikasi. Semakin mudahnya komunikasi tanpa harus
bertemu langsung dengan orang yang ingin ditemui membuat pekerja tidak harus
berada di kantornya. Melalui komunikasi dengan handphone, pager, email sudah
bisa mendapatkan hasil komunikasi. Sehingga akhirnya hierarki suatu kerja suatu
perusahaan juga dapat berubah.
Pilihan Saluran
Komunikasi
Saluran komunikasi
yang baik adalah saluran komunikasi yang dapat menangani tanda buruk secara
serentak, mendapat tanggapan yang cepat dan sangat personal.
Hambatan Untuk
Komunikasi Yang Efektif
- Filtering (
penyaringan)
Filtering mengacu
pada manipulasi informasi yang dimaksudkan pengirim sehingga bisa diterima
lebih baik oleh penerima. Contoh: Karena tidak ingin manajer marah maka seorang
karyawan tidak melaporkan msalah-masalah yang terjadi, jadi ia hanya melaporkan
hal-hal positif saja.
- Selective
Perception (Memilih Tanggapan)
Berkomunikasi
dengan memproses apa yang mereka lihat dan dengar berdasarkan kebutuhan,
motivasi, pengalaman, latar belakang, dan karakteristik lain mereka. Contoh:
orang cenderung meilhat seseorang yang bertato adalah orang yang pergaulannya
kurang baik. Padahal belum tentu semua orang seperti yang dikiranya itu.
- Information
Overload (Kelebihan Informasi)
Adanya kapasitas
seseorang untuk menerima informasi, maka apabila seseorang mendapatkan
informasi yang melebihi kapasitas maka informasi tersebut cenderung diabaikan,
dilewati atau dilupakan. Mengkin juga untuk ditunda prosesnya setelah situasi
overload selesai.
- Emotions
Emosi dapat
mengganggu proses berpikir rasional dan objektif. Contoh: Sepasang saudara
bekerja di perusahaan yang sama. Tapi jabatan mereka berbeda, satu menjadi
kepala bagian, satunya menjadi karyawannya, kemudian yang karyawan melakukan
suatu kesalahan, karena ada pengaruh emosi berupa emosi kekeluargaan maka sang
kepala bagian tidak dapat menegur dengan profesional.
-Language (Bahasa)
Kata-kata berarti
berbeda untuk orang yang berbeda. Usia, pendidikan, budaya adalah 3 variabel
yang jelas mempengaruhi bahasa yang digunakan seseorang dan arti yang
diberikan. Dalam organisasi, karyawan biasanya berasal dari latar belakang yang
berbeda. Tetapi seringkali seseorang menganggap kata-kata atau istilah yang
digunakan memiliki pengertian yang sama dengan penerima. Dan seringkali itu
tidak sama.
-Communication
Apprehension (Ketakutan Komunikasi)
Sebagian orang
diperkirakan 5-20% dari populasi menderita ketakutan/kekhawatiran dalam
berkomunikasi. Meskipun banyak orang yang takut berbicara di depan sebuah grup
ketakutan komunikasi menimbulkan masalah pada seluruh komunikasi yang terjalin.
Hampir semua pekerjaan kini membutuhkan komunikasi langsung. Jadi kita perlu
sadar jika ada orang-orang dalam
organisasi yang membatasi diri dalam berkomunikasi dan mengatakan kepada mereka
bahwa komunikasi lebih dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka secara
efektif.
Isu-Isu Terkini
dalam Komunikasi
Kali ini kita
membahas 4 isu terkait dengan komunikasi dalam organisasi
1. Penghalang Komunikasi antara Laki-Laki
dan Perempuan
Secara khusus
penelitian oleh Deborah Tannen menjelaskan mengapa gender sering menciptakan
penghalang komunikasi. Laki-laki sering komplain tentang perempuan yang terus
menerus menceritakan masalahnya dan perempuan mengkritik laki-laki yang tidak
mau mendengarkan. Banyak perempuan, di lain sisi menceritakan masalah untuk
mendapat dukungan dan koneksi, bukan untuk mendapat saran dari laki-laki.
Laki-laki cenderung
lebih terus terang daripada perempuan dalam hal komunikasi, perempuan
mengurangi kesombongan daripada laki-laki. Pada akhirnya laki-laki mengkritik
perempuan karena meminta maaf sepanjang waktu karena melihat itu sebagai
kelemaha n karena mengekspresikan penyesalan dan patut untuk disalahkan. Bagi
perempuan minta maaf adalah bentuk dari pengertian dan kepedulian terhadap
perasaan orang lain.
2. Diam sebagai Komunikasi
Diam-diartikan
sebagai ketiadaan pembicaraan atau suara- secara umum tidak dijadikan sebagai
bentuk komunikasi karena tidak menampilkan tindakan atau sikap. Tapi diam belum
tentu tidak melakukan tindakan karena bisa jadi menjadi bentuk kekuatan dalam
komunikasi. Diam berarti seseorang sedang berpikir atau merenungkan respons
terhadap pertanyaan. Jadi terkadang
pesan dalam komunikasi terkubur dalam keheningan.
3. “Politically Correct” Communication
Banyak dari kita
sangat sadar dengan apa yang kita ucapkan untuk mencerminkan kebenaran secara
politis. Misalnya kita telah menghapus kata cacat, buta, tua dari
perbendaharaan kita dan menggantinya dengan secara fisik, menantang, tunanetra,
dan senior.
Kita harus sensitif
terhadap perasaan orang lain di tengah perbedaan. Kata-kata tertentu dapat
mengintimidasi dan mengganggu orang lain.
• Komunikasi lintas budaya
Faktor lintas
budaya menciptakan peningkatan masalah komunikasi yang potensial. Contohnya
adalah tanda “V” for victory sign di kebanyakan negara dianggap sebagai victory
atau peace tetapi di Inggris, itu berarti “terserah anda!!”.
» Hambatan budaya
Ada 4 problem yang
spesifik terkait dengan kesulitan bahasa dalam komunikasi lintas budaya :
Hambatan yang disebabkan oleh semantik
Seperti apa yang
telah dikatakan tadi, kata-kata memiliki makna yang berbeda bagi orang yang
berbeda. Hal ini berlaku terutama untuk orang yang berasal dari budaya negara
yang berbeda.
Hambatan yang disebabkan oleh kata-kata
konotasi
Kata-kata menyiratkan
hal yang berbeda dalam bahasa yang berbeda.
Contohnya adalah
negosiasi antara eksekutif Jepang dan Amerika, akan membawa lebih banyak
kesulitan kata-kata Jepang “hai” jika ditranslate akan memiliki arti iya,
tetapi konotasinya bisa saja “ya saya mendengarkan” daripada “ya saya setuju”
Hambatan yand disebabkan oleh perbedaan
nada
Di beberapa budaya,
bahasa itu bersifat formal, tetapi dalam kasus lain dapat bersifat informal. Di
beberapa budaya, nada bicara berubah sesuai konteks : orang berbicara dengan
cara yang berbeda di rumah, di situasi sosial dan di tempat kerja. Menggunakan style bicara yang tidak informal
dimana situasi formal diharapkan dapat memalukan.
Hambatan yang disebabkan oleh perbedaan
antara persepsi
Orang yang
berbicara dalam bahasa yang berbeda biasanya melihat dengan cara yang berbeda.
Contohnya adalah
orang Thailand melihat kata “tidak” secara berbeda dengan orang Amerika.
Konteks Budaya
Negara-negara
seperti Cina , korea , jepang , dan vietnam adalah budaya konteks tinggi .
mereka sangat bergantung pada isyarat situasional non verbal dan halus ketika
berkomunikasi dengan lainnya . apa yang tidak dikatakan mungkin lebih penting
dari apa yang dikatakan .Sebaliknya, orang-orang dari Eropa dan Amerika Utara
mencerminkan ada budaya konteks rendah. mereka pada dasarnya bergantung pada
kata-kata.
Perbedaan
kontekstual sangat berarti dalam komunikasi :
1. komunikasi dalam budaya contect tinggi
berarti jauh lebih percaya oleh kedua belah pihak. Contoh : . bagi orang luar,
seperti percakapan santai dan tidak signifikan penting karena mencerminkan
keinginan untuk membangun hubungan dan menciptakan kepercayaan.
2. konteks budaya rendah, kontrak
dilaksanakan akan cenderung secara tertulis, tepatnya worded, dan sangat
legalistik. Contoh : budaya konteks rendah menghargai keterusterangan. Manajer,
manajer diharapkan tepat dalam menyampaikan makna yang dimaksudkan.
Panduan budaya
ketika
berkomunikasi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda , kita dapat
mengurangi kesalahpahaman , salah tafsir , dan kesalahan dalam penilaian dengan
4 cara :
1. . Menganggap perbedaan sampai kesamaan
terbukti kebanyakan dari kita
menganggap bahwa orang lain lebih mirip dengan kita daripada mereka sebenarnya
. tetapi orang-orang dari berbagai negara sering sangat berbeda dari kita.
sehingga cenderung untuk membuat kesalahan jika
menganggap lainnya berbeda daripada membuat asumsi perbedaan sampai
kemiripan yang terbukti .
2. Menekankan deskripsi bukan interpretasi
atau evaluasi interpretasi atau evaluasi
yang seseorang telah dikatakan atau dilakukan , berbeda dengan deskripsi ,
lebih didasarkan pada budaya pengamat dan latar belakang dari atau situasi yang
diamati . sebagai hasilnya , menunda penilaian sampai mempunya waktu yang cukup
untuk mengamati dan menafsirkan situasi dari perspektif yang berbeda dari semua
budaya yang terlibat
3. Paktek empati sebelum mengirim pesan , menempatkan diri
pada posisi penerima . contoh : nilai-nilai , pengalaman , dan frame atau
referensi
4. Memperlakukan interpretasi Anda
sebagai bekerja hipotesis setelah mengembangkan penjelasan untuk situasi baru
atau berpikir, berempati dengan seseorang dari budaya asing , memperlakukan
Anda sebagai interpretasi hipotesis yang perlu pengujian lebih lanjut dan bukan
sebagai suatu kepastian . hati-hati menilai umpan balik yang diberikan oleh
penerima untuk melihat apakah itu menegaskan hipotesis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar