MOTIVASI
Motivasi adalah
kekuatan dalam diri individu yang akan menunjukkan tingkat usaha, arah, dan
ketekunan dalam melaksanakan pekerjaan. Ada dua macam motivasi:
1.
Motivasi intrinsik:
motivasi yang berasal dari dalam diri individu
2.
Motivasi ekstrinsik: motivasi
yang berasal dari reward yang diberikan oleh pihak lain.
Lingkungan kerja
yang motivasional adalah lingkungan yang menyediakan reward yang sesuai dengan
kinerja yang diberikan dalam mencapai tujuan organisasi.
TEORI-TEORI MOTIVASI
Teori Klasik:
1.
Teori Hierarchy of
Needs (oleh Maslow)
a)
Actualization Self : Menyadari adanya kemampuan pada diri
b)
Esteem :
Kebutuhan untuk dihargai
c)
Belongness (sosial) : Perlunya sosialitas dan cinta kasih
d) Safety
(rasa aman) : Mempertahankan apa yang
ada pada fisik
e)
Physioloical : Kebutuhan
sandang,pangan dan papan
Kebutuhan
tingkat rendah (lower order needs) meliputi fisiologis,keamanan dan sosial.
Sedangkan kebutuhan tingkat tinggi (higher order needs) meliputi self esteem
dan self actualization.
Ada dua prinsip utama yang digunakan
untuk memahami teori Hierarki Kebutuhan
Maslow:
a)
Defisit principle:
kebutuhan yang sudah terpuaskan tidak dapat menjadi motivator perilaku.
b)
Progression principle:
kebutuhan pada suatu tingkat tidak akan teraktivasi sebelum kebutuhan pada
tingkat yang lebih rendah terpuaskan.
2.
Teori Dua Faktor (oleh
Herzberg
Menurut
Herzberg, ada dua faktor yang akan membantu kita memahami dampak lingkungan
kerja terhadap motivasi, yaitu :
a)
Hygiene factors yang
merupakan bagian dari setting tempat kerja (job context) seringkali menjadi
sumber ketidakpuasan kerja. Meningkatkan job context tidak dapat meningkatkan
kepuasan kerja, namun dapat mencegah dari ketidakpuasan.
b)
Satisfier factors yang
merupakan bagian dari apa yang dilakukan oleh orang-orang dalam pekerjaannya
(job content) adalah sumber kepuasan kerja.
Implikasi manajerial: (1) Selalu
memperbaiki lemahnya faktor-faktor hiegenis untuk menghilangkan sumber ketidakpuasan
kerja; (2) Membangun faktor-faktor pemuas dalam job content untuk
mengoptimalkan kepuasan kerja.
3.
Teori X dan Y (oleh Mc
Gregor)
Seseorang
dibedakan menjadi dua karakter:
a)
X : malas, kerja diawasi, harus dipaksa dan
sebagainya. Biasanya berada di area middle low.
b)
Y : butuh prestasi hingga seseorang dapat
menjadi rajin dengan sendirinya, cara kerja tidak terlalu di kontrol. Biasanya
berada di area Top Management.
Teori
Kontemporer
1. Teori
ERG (oleh Aldefer)
Aldefer
meringkas lima kebutuhan Maslow dalam tiga kebutuhan, yaitu : existence,
relatedness, dan growth needs. ERG theory memiliki asumsi yang berbeda dengan
Hierarki Kebutuhan Maslow:
l Kebutuhan
pada tingkat yang lebih rendah tidak harus dipuaskan terlebih dahulu sebelum
mengaktivasi kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi
l Frustassion
regression principle: pada saat kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi tidak
dapat diaktivasi, maka kebutuhan pada tingkat yang lebih rendah dapat
diaktivasi kembali dan akan mempengaruhi perilaku
Teori
ERG berupa:
a)
Growth : berhubungan dengan
aktualisasi diri.
b)
Relatedness : berhubungan dengan sosialisasi dan
kebutuhan dihargai (esteem).
c)
Existence : berhubungan dengan kebutuhan fisik dan
rasa aman.
2. Teori
Penghargaan
Seseorang yang melakukan suatu pekerjaan
untuk mendapatkan sesuatu atau imbalan dari pekerjaannya. Ada tiga teori
penghargaan:
a)
Upaya-upaya tertentu : usaha berbanding lurus dengan
kinerja
b)
Kinerja :
untuk memperoleh rewards
c)
Rewards :
motif dasar dalam melakukan sesuatu. Contoh: seseorang ingin menjadi kaya agar
dapat dipandang sebagai orang yang sukses.
3. Teori
Kesetaraan
Seseorang akan termotivasi jika
diperlakukan secara adil. Ada dua teori kesetaraan:
a)
Distributif
b)
Komutatif
4. Teori
Goal Setting
Seseorang akan termotivasi jika ada
tuntutan standartnya
Contoh: Apabila seorang sales diberi target penjualan tertentu, maka ia akan
termotivasi untuk memenuhi target tersebut.
5. Teori
Self Efficacy
Lingkungan eksternal mempengaruhi
seseorang
Contoh: Dalam suatu lingkungan banyak
orang baik, maka kita pun menjadi orang yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar